Berikut cara budidaya jahe gajah untuk memperoleh hasil panen yang optimal.
1. Persiapan benih jahe gajah
Baca Juga:
10 Manfaat Teh Jahe Plus Serai untuk Kesehatan
Setelah mengetahui syarat tumbuh jahe gajah, barulah melakukan persiapan benih jahe gajah.
Pilihlah bibit jahe gajah yang berkualitas baik karena bibit nantinya mempengaruhi hasil yang akan didapatkan. Bibit jahe yang berasal dari tanaman induk yang tua atau minimal berumur 10 bulan.
Kemudian, ambil rimpang jahe gajah yang memiliki dua mata tunas, segar, tidak lecet dan tidak berpenyakit.
Baca Juga:
Tips Mudah Menanam Jahe di Lahan Sempit
2. Penyemaian dan penanaman
Penyemaian dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan menggunakan peti atau dengan bedengan.
Setelah itu, rimpang jahe yang akan dibuat bibit dijemur namun jangan terlalu kering, kemudian disimpan dalam peti kayu sekitar 1 sampai 1,5 bulan hingga memiliki mata tunas.