Pendampingan yang dilakukan Pertamina meliputi pelatihan teknis, akses pendanaan, dan penguatan kelembagaan.
Teknologi ramah lingkungan juga diintegrasikan pada seluruh tahap produksi, mulai dari pembibitan hingga pemasaran.
Baca Juga:
PHR, Polda Sumsel dan Kejari Prabumulih, Sinergi untuk Peningkatan Kesadaran dan Penegakan Hukum di Kegiatan Hulu Migas
Sistem ini memungkinkan kelompok tani untuk menjalankan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Wastoyo, salah satu penerima manfaat dari KUPS Margo Rukun Bestari, mengungkapkan dampak positif dari program ini.
“Kami kini mampu melakukan pembibitan sebanyak 190 ribu pohon produktif dan mengolah 70 ton pupuk organik per tahun. Dengan omset tahunan mencapai 1,5 miliar rupiah, program ini benar-benar membawa berkah bagi kami,” kata Wastoyo, yang juga dikenal sebagai Local Hero program ini.
Baca Juga:
Skandal Minyak Pertamina Rugikan Negara Rp69 Triliun, Eks Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun
Semangat kolaborasi dan inovasi yang diusung Program Hutan Lestari telah membuahkan hasil nyata.
Hingga kini, lebih dari 8 juta pohon produktif dan mangrove telah ditanam, mendukung peningkatan pendapatan hingga 3 miliar rupiah per tahun bagi hampir 4.800 jiwa di sekitar lokasi program.
[Redaktur: Zahara Sitio]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.