Oleh karena itu, kehadiran hibah PLTS ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan kualitas hidup masyarakat di daerah kepulauan.
"Tentu dengan keberadaan rencana hibah yang akan disampaikan ke Kabupaten Sumenep kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Karena ini sangat penting bagi kami dalam rangka terus mendorong agar elektrifikasinya semakin naik, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat di Kabupaten Sumenep, khususnya kepada Bapak Presiden, Danantara Indonesia termasuk juga PT PLN (Persero)," kata Achmad.
Baca Juga:
Pengguna Kendaraan Listrik Perlu Tahu! Ini Perbedaan Standard hingga Ultra Fast Charging
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mempercepat program dedieselisasi melalui pemanfaatan PLTS.
Selain itu, proyek ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung transisi energi menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
"Terima kasih kepada Danantara Indonesia, dalam hal ini Bapak Rosan atas inisiatif yang mendorong lahirnya kolaborasi ini. PLN siap menindaklanjuti kerja sama ini agar pemanfaatan PLTS hibah tersebut dapat segera terealisasi dan menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat di dua wilayah Kabupaten Sumenep," ujar Darmawan.
Baca Juga:
Refleksi Satu Tahun Danantara, PLN Turut Dukung Program Pendidikan bagi Generasi Masa Depan
Ia menambahkan bahwa PLN tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan agenda besar transisi energi nasional.
Dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemanfaatan energi surya secara luas di Indonesia.
"Dalam menjalankan agenda transisi energi dan pemerataan listrik, PLN tidak bisa berjalan sendiri. Melalui kolaborasi yang kuat bersama Danantara Indonesia dan para pemangku kepentingan, kami optimistis program dedieselisasi melalui pemanfaatan PLTS dapat dipercepat, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat," pungkas Darmawan.