“Pemulihan kelistrikan di Labuan Bajo menjadi bagian dari dukungan PLN bagi keberlanjutan aktivitas ekonomi dan pariwisata di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) ini. Kami ingin memastikan kelistrikan terus mendukung Labuan Bajo sebagai salah satu gerbang utama pariwisata Indonesia Timur,” lanjut Darmawan.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menjelaskan bahwa sejak gempa terjadi, PLN langsung melakukan pemeriksaan dan pemetaan terhadap kondisi infrastruktur kelistrikan di wilayah yang terdampak.
Baca Juga:
11 Gardu Induk Kembali Normal, PLN Kejar Pemulihan Listrik di 29 Desa Flores
Proses tersebut dilakukan dengan mengerahkan personel, material, kendaraan operasional, serta berbagai peralatan pendukung untuk mempercepat penanganan kerusakan dan mengembalikan jaringan secara bertahap.
Tak kenal lelah, Petugas PLN terus bekerja hingga malam hari untuk memulihkan jaringan kelistrikan di wilayah terdampak gempa Flores, Nusa Tenggara Timur.
“Sejak gempa terjadi, kami langsung melakukan asesmen terhadap kondisi jaringan di seluruh wilayah terdampak. Kami menerjunkan 1.144 personel untuk melakukan pengamanan, perbaikan, dan penormalan secara bertahap,” kata Eko.
Baca Juga:
PLN Pastikan Listrik Andal Saat Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Eko menuturkan, proses pemulihan di lapangan bukan tanpa kendala. Sejumlah titik mengalami kerusakan infrastruktur, sementara akses menuju beberapa lokasi juga cukup sulit akibat kondisi pascagempa. Karena itu, setiap jaringan harus diperiksa secara menyeluruh sebelum kembali dialiri listrik.
“Petugas harus melakukan pemeriksaan titik demi titik sebelum jaringan dapat dinormalkan kembali. Di beberapa lokasi, kondisi akses dan infrastruktur yang terdampak menjadi tantangan tersendiri. Personel, material, dan peralatan terus kami mobilisasi agar setiap titik dapat segera ditangani dengan cepat dan tetap mengutamakan keselamatan,” jelasnya.
Meski seluruh sistem kelistrikan Flores telah kembali pulih 100 persen, PLN memastikan pengawasan terhadap jaringan tetap dilakukan.