WAHANANEWS.CO, Jakarta - Promo potongan biaya tambah daya listrik kembali digulirkan oleh PT PLN (Persero) dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Program ini dihadirkan sebagai bentuk dukungan perusahaan kepada masyarakat agar kebutuhan listrik selama Ramadan hingga Idulfitri dapat terpenuhi secara optimal.
Baca Juga:
YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Ramadan, Tebar Cahaya Berkah ke Seluruh Indonesia
Melalui program bertajuk “Ramadan Terang, Lebaran Tenang”, PLN memberikan diskon sebesar 50 persen untuk biaya penyambungan tambah daya listrik.
Menyemarakkan bulan suci dengan penuh keberkahan, PLN kembali hadir melalui program spesial Ramadan untuk memastikan momen ibadah masyarakat semakin nyaman. Melalui promo PLN menawarkan diskon Tambah Daya sebesar 50% yang berlaku bagi pelanggan 1 Fasa di semua golongan tarif, mulai dari tanggal 25 Februari hingga 10 Maret 2026.
Promo ini berlaku bagi pelanggan satu fasa dengan daya awal mulai dari 450 Volt Ampere (VA) hingga 5.500 VA, yang ingin melakukan penambahan daya sampai batas maksimal 7.700 VA.
Baca Juga:
DPR Desak Pemerintah Percepat Pemerataan Listrik hingga Pelosok Desa
Program promo ini dapat dimanfaatkan pelanggan dalam periode 25 Februari hingga 10 Maret 2026.
Seluruh proses pengajuan dilakukan secara digital melalui aplikasi PLN Mobile, sehingga pelanggan tidak perlu datang ke kantor layanan.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menyampaikan bahwa inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memberikan layanan kelistrikan yang andal dan terjangkau, khususnya pada momen meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat.
Pada program spesial Ramadhan, PLN memberikan diskon 50% tambah daya bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa semua golongan tarif, dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA yang ingin menambah daya sampai 7.700 VA, khusus melalui PLN Mobile.
“Pada periode Ramadan, kebutuhan listrik masyarakat cenderung meningkat seiring bertambahnya aktivitas di rumah tangga. Melalui program ini, PLN menghadirkan kemudahan tambah daya dengan biaya lebih ringan agar masyarakat dapat melaksanakan aktivitas khususnya di Bulan Ramadan dan Idulfitri terkendala keterbatasan daya,” ujarnya.
Menurut Adi, selama Ramadan biasanya terjadi lonjakan konsumsi listrik, terutama pada waktu sahur, berbuka puasa, hingga pelaksanaan ibadah malam hari.
Ilustrasi petugas PLN tengah melakukan proses penambahan daya listrik di rumah pelanggan.
Karena itu, PLN memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk meningkatkan kapasitas daya listrik dengan biaya yang lebih terjangkau agar aktivitas rumah tangga berjalan lancar tanpa gangguan.
Adi juga menjelaskan mekanisme untuk mendapatkan promo tersebut. Pelanggan cukup melakukan transaksi pembelian token listrik atau pembayaran tagihan melalui aplikasi PLN Mobile.
Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan memperoleh e-voucher tambah daya yang dapat diklaim melalui fitur promo di aplikasi.
Ilustrasi pelanggan rumah tangga PLN sedang menggunakan peralatan listrik, kompor induksi. Melalui promo PLN Mobile Ramadhan, pelanggan bisa memanfaatkan diskon tambah daya 50 persen sehingga lebih nyaman menggunakan peralatan listrik.
“Setelah mendapatkan e-voucher, pelanggan dapat langsung mengajukan permohonan tambah daya melalui PLN Mobile dengan memasukkan kode voucher tersebut. Proses penyambungan selanjutnya akan dilakukan oleh petugas PLN sesuai dengan standar Tingkat Mutu Pelayanan yang berlaku,” tambah Adi.
Sebagai ilustrasi, pelanggan rumah tangga dengan daya awal 450 VA yang ingin meningkatkan daya menjadi 7.700 VA biasanya dikenakan biaya penyambungan sebesar Rp7.025.250.
Pengajuan promo tambah daya listrik "Ramadan Terang, Lebaran Tenang" dilakukan sepenuhnya melalui aplikasi PLN Mobile.
Dengan adanya program diskon 50 persen ini, pelanggan hanya perlu membayar Rp3.512.625, sehingga penghematan yang diperoleh cukup signifikan.
“Melalui program ini, kami berharap pelanggan dapat memanfaatkan kemudahan layanan digital PLN Mobile untuk memastikan kecukupan daya listrik di rumah, sehingga aktivitas ibadah dan kebersamaan keluarga selama bulan Ramadhan dapat berlangsung dengan lebih nyaman tanpa kendala kelistrikan,” tutup Adi (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]