Rio juga mewaspadai dampak lanjutan kenaikan harga Pertamax terhadap biaya transportasi dan distribusi barang.
Menurutnya, kenaikan harga BBM nonsubsidi dapat menambah tekanan terhadap pengeluaran rumah tangga.
Baca Juga:
Pelita Air Bakal Masuk Garuda Group, MARTABAT Prabowo-Gibran: Konsolidasi Harus Tingkatkan Pelayanan
Kelompok masyarakat kelas menengah dinilai menjadi salah satu kelompok paling terdampak karena tidak menikmati subsidi BBM tetapi harus menanggung kenaikan biaya energi.
“Untuk itu, pemerintah perlu mengantisipasi dampak inflasi dan menjaga stabilitas pasokan serta harga BBM yang menjadi penopang aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Rio.
Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan kenaikan harga Pertamax dilakukan setelah berkoordinasi dengan pemerintah.
Baca Juga:
KAI Kecam Ucapan Kasar Advokat ke Wartawan, Kak Mia: Officium Nobile Wajib Jaga Etika
Pertamina Patra Niaga juga menyebut penyesuaian harga dilakukan setelah mengevaluasi harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengikuti aturan yang berlaku.
Keterangan itu disampaikan Roberth dalam siaran pers pada Rabu (10/6/2026).