Ia menegaskan bahwa dalam konteks sepak bola, penilaian tersebut harus dilakukan oleh Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) bersama FIFA sebagai penyelenggara turnamen.
Dari kubu mitra koalisi, sejumlah politisi Partai Sosial Demokrat (SPD) sayap kiri tengah juga menyuarakan pandangan bahwa opsi boikot Piala Dunia perlu dipertimbangkan sebagai bagian dari respons Jerman terhadap tekanan politik Amerika Serikat.
Baca Juga:
Bukan Galak, Ternyata Ini Alasan Warga Rusia dan Jerman Jarang Tersenyum
Pandangan publik di Jerman pun terbelah terkait isu tersebut berdasarkan hasil jajak pendapat.
Menurut survei lembaga INSA, sebanyak 47 persen warga Jerman menyatakan akan mendukung boikot Piala Dunia apabila Amerika Serikat mencaplok Greenland, sementara 35 persen responden menyatakan penolakan.
Jerman sendiri merupakan salah satu kekuatan utama sepak bola dunia dengan koleksi empat gelar juara Piala Dunia dan telah tampil di setiap turnamen sejak 1954.
Baca Juga:
Trump Kesal ke Jerman, Pasukan AS Terancam Dipangkas
Di sisi lain, hubungan antara FIFA dan pemerintahan Trump juga menjadi sorotan di tengah polemik tersebut.
Presiden FIFA Gianni Infantino diketahui memiliki hubungan dekat dengan Trump dan bahkan memberikan penghargaan khusus bertajuk “Hadiah Perdamaian FIFA” kepada presiden AS itu pada pengundian Piala Dunia yang digelar Desember lalu.
Sebelumnya, Trump mengumumkan rencana pengenaan pajak impor sebesar 10 persen terhadap barang-barang dari delapan negara Eropa yang menentang ambisi Amerika Serikat atas Greenland.