Alasan penangkapan Maduro diungkap melalui dakwaan baru di pengadilan federal New York yang menuduhnya terlibat konspirasi terorisme narkoba dan impor kokain.
Dakwaan tersebut juga menjerat Cilia Flores, putra Maduro, serta sejumlah pejabat senior Venezuela.
Baca Juga:
Trump Tegaskan Kemungkinan Luncurkan Serangan Kedua ke Venezuela
“Maduro dan istrinya akan segera diseret ke pengadilan AS,” tulis Jaksa Agung Pam Bondi dalam unggahan resminya.
Jaksa menuding para pemimpin Venezuela selama lebih dari 25 tahun menyalahgunakan kekuasaan untuk menyelundupkan berton-ton kokain ke Amerika Serikat.
Sejak 1999, Maduro disebut bermitra dengan jaringan narkoba internasional dalam operasi pengiriman narkotika lintas negara.
Baca Juga:
32 Warga Kuba Tewas dalam Operasi AS di Venezuela
Amerika Serikat menuduh keluarga Maduro menggunakan geng bersenjata yang didukung negara untuk melindungi bisnis ilegal tersebut.
Geng-geng itu dituding melakukan penculikan, pemukulan, hingga pembunuhan terhadap pihak yang dianggap mengancam jaringan narkoba.
Dakwaan terbaru ini memperluas tuntutan yang pertama kali diumumkan pada Maret 2020 saat pemerintahan pertama Donald Trump.