Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Dalam Negeri Mesir menyebut bahwa sebagian besar kematian dan luka-luka disebabkan oleh asap yang memenuhi bagian dalam gedung gereja, termasuk ruangan untuk anak-anak mengikuti sekolah minggu, usai terjadi kegagalan listrik.
Para pejabat gereja meyakini kebakaran itu sebagai kecelakaan.
Baca Juga:
Diduga Akibat Kebocoran Tabung Gas, Sebuah Warung di Pasae Lontar Koja Terbakar
"Kami terus berkomunikasi dengan pemerintah lokal dan Kementerian Kesehatan," ucap Kepala Gereja Koptik Mesir, Paus Tawadros II, dalam pernyataan melalui juru bicaranya.
Presiden Mesir Berduka
Baca Juga:
Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar Muara
Presiden Mesir, Abdel Fattah Al-Sisi, menyampaikan belasungkawa untuk korban kebakaran dalam pernyataan via Twitter.
"Saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada para korban yang tidak bersalah yang kini berada di sisi Tuhan mereka di salah satu rumah ibadah," tulisnya.
El-Sisi menyebut dirinya memantau secara saksama perkembangan terkait “insiden tragis” itu dan memerintahkan lembaga-lembaga negara untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk segera menangani tragedi dan memberikan perawatan bagi para korban luka.