WAHANANEWS.CO, Jakarta - Skala masif Operasi Epic Fury terungkap setelah militer Amerika Serikat membeberkan angka konsumsi logistik ekstrem di tengah perang melawan Iran yang baru saja dihentikan lewat gencatan senjata dua pekan.
Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat Dan Caine mengungkap operasi tersebut didukung oleh jutaan minuman energi, ratusan ribu galon kopi, serta konsumsi logistik tempur dalam jumlah luar biasa.
Baca Juga:
IRGC Tumbangkan F-15E, Teknologi Militer AS Diuji
Kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran dicapai pada Selasa malam (8/4/2026) atau Rabu dini hari dan menghentikan sementara aksi militer selama dua minggu, dengan dukungan Israel meski tidak mencakup Lebanon.
Dalam konferensi pers pada Rabu (9/4/2026), Caine memaparkan capaian Operasi Epic Fury yang mencakup ribuan target strategis di wilayah Iran.
“Sepanjang operasi, kami menyerang lebih dari 13.000 target,” ujarnya.
Baca Juga:
Di Cecar Wartawan Soal Gudang BBM Ilegal di Zona Merah Pertamina, Afrananta: Bisnisku Tidak Putih ini Bisnis Hitam
Target tersebut mencakup lebih dari 4.000 sasaran dinamis yang muncul di medan perang, mulai dari sistem pertahanan udara hingga fasilitas nuklir dan infrastruktur komando.
Serangan tersebut juga menghancurkan lebih dari 2.000 titik komando dan kendali militer Iran.
Menurut estimasi militer AS, sekitar 80 persen sistem pertahanan udara Iran telah dilumpuhkan atau setara dengan lebih dari 1.500 target.