Ia menambahkan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk memastikan Iran mematuhi kesepakatan yang telah dicapai.
“Kami akan memastikan Iran mematuhi gencatan senjata ini dan kemudian pada akhirnya datang ke meja perundingan dan membuat kesepakatan,” lanjutnya.
Baca Juga:
IRGC Tumbangkan F-15E, Teknologi Militer AS Diuji
Kehadiran militer AS di kawasan Timur Tengah tetap diperkuat dengan berbagai aset tempur modern.
Aset tersebut mencakup pesawat pengebom, jet tempur, sistem pertahanan rudal Patriot dan THAAD, hingga kapal Angkatan Laut.
Dari sisi biaya, perang ini menelan dana sangat besar dalam waktu singkat.
Baca Juga:
Di Cecar Wartawan Soal Gudang BBM Ilegal di Zona Merah Pertamina, Afrananta: Bisnisku Tidak Putih ini Bisnis Hitam
Dalam enam hari pertama, biaya konflik mencapai sekitar USD11,3 miliar dan meningkat menjadi USD16,5 miliar pada hari ke-12.
Sejumlah lembaga memperkirakan total biaya perang dapat menembus hingga USD50 miliar seiring berlanjutnya operasi militer.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.