Kementerian Pertahanan Rusia dalam pertanyaannya menyebut
militer Rusia mengirimkan jet tempur Sukhoi Su-30SM, unit senapan bermotor dan
sistem pertahanan udara dalam latihan gabungan itu. Latihan ini, disebutkan
bahwa latihan fokus pada pemberantasan terorisme.
Latihan gabungan China-Rusia ini digelar saat kelompok
Taliban semakin menguasai wilayah-wilayah strategis di Afghanistan, yang
situasi keamanannya memburuk sejak Amerika Serikat (AS) menarik pasukannya usai
dua dekade berperang di sana. Penarikan tentara itu memicu kekhawatiran
keamanan bagi Rusia.
Baca Juga:
Fantastis, Ini Besaran Gaji Megawati Hangestri Pertiwi di Klub Voli Putri Red Sparks
Sedangkan wilayah Xinjiang diketahui berbagi perbatasan
dengan Afghanistan, China mengkhawatirkan kekerasan yang menyelimuti
Afghanistan akan meluas hingga ke perbatasan, jika Taliban berhasil merebut
kendali usai penarikan tentara AS. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.