Namun demikian, tidak semua wilayah terdampak kebijakan ini.
Kota Karachi yang merupakan kota terbesar di Pakistan dengan jumlah penduduk lebih dari 20 juta jiwa, serta Hyderabad, dikecualikan dari kebijakan pemadaman.
Baca Juga:
Kemkomdigi Buka Seleksi Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Dorong Perluasan Internet Nasional
Kedua kota tersebut memiliki akses terhadap sumber pembangkit listrik berbiaya lebih rendah sehingga pasokan listriknya relatif lebih stabil.
Selain faktor domestik, kebijakan ini juga tidak lepas dari pengaruh kondisi global, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah.
Ketegangan tersebut dipicu oleh serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.
Baca Juga:
Dukung Layanan Pendidikan, Pemerintah Keluarkan Kebijakan Relaksasi Pembiayaan PPPK
Dampak konflik tersebut turut mengganggu distribusi energi global, terutama melalui Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur vital bagi pengiriman minyak dan gas dunia.
Sekitar seperlima pasokan energi global melewati selat ini, dengan sebagian besar dikirim ke kawasan Asia.
Sebagai negara yang sangat bergantung pada jalur distribusi tersebut, Pakistan ikut merasakan dampaknya.