Awalnya perempuan itu menjelaskan ke dokter, dukun menyuruhnya menyanyikan beberapa nyanyian sambil menancapkan sendiri paku panjang ke kepalanya.
Akan tetapi, setelah memeriksa lukanya, dokter yakin bahwa ibu hamil itu tidak dapat melakukannya sendiri, dan ada orang lain yang memukul paku sampai menancap.
Baca Juga:
Pakistan Temukan Cadangan Emas Besar di Sungai Indus, Nilainya Capai 800 Miliar Rupee
Tidak diketahui siapa yang memukul paku, tetapi jelas bahwa perempuan itu menyetujui sepenuhnya.
“Dia mengatakan bahwa seorang perempuan di daerahnya melakukan hal yang sama dan melahirkan anak laki-laki, meskipun USG menunjukkan anaknya yang belum lahir adalah perempuan,” kata Dr Haider Suleman Khan, ahli bedah saraf di Rumah Sakit Lady Reading, kepada media Dawn.
“Dia hamil tiga bulan dan karena takut dengan suaminya dia pergi ke dukun yang memberinya taweez, hal-hal untuk dibaca, dan paku.”
Baca Juga:
Tragedi Bom di Pakistan: Diplomat Indonesia dan Sejumlah Negara Lolos dari Maut
Anggota keluarga perempuan itu mendengarnya berteriak kesakitan dan mencoba membantunya mengeluarkan benda logam itu, tetapi tidak berhasil.
Setelah melakukan pemeriksaan x-ray dan memastikan bahwa paku tidak masuk ke otaknya, dokter berhasil mengeluarkan benda tersebut dari tengkoraknya.
Namun, alih-alih melapor ke polisi, dokter hanya mengunggah hasil rontgen dan cerita ibu hamil itu secara online dan dengan cepat menjadi viral.