Stok misil jelajah Tomahawk, misil pencegat Patriot, Precision Strike Missile, dan ATACMS dilaporkan mulai menipis.
Lockheed Martin memperingatkan bahwa proses pengisian ulang stok dapat memakan waktu bertahun-tahun karena keterbatasan kapasitas produksi dan kendala rantai pasok.
Baca Juga:
Panas! Hotman Paris Minta Pejabat Komnas Perempuan Dipecat Usai Komentari Kasus YTR
Meski demikian, pejabat Pentagon memastikan kemampuan tempur AS masih tetap terjaga.
“Militer memiliki amunisi yang cukup untuk tugas yang harus dilakukan saat ini,” ujar Ketua Kepala Staf Gabungan AS Dan Caine.
Juru bicara Pentagon Sean Parnell juga memastikan bahwa seluruh kebutuhan operasional militer tetap tersedia.
Baca Juga:
Sudah Muak, Trump Bentak Netanyahu via Telepon soal Gencatan Senjata Gaza
“Kami telah menjalankan berbagai operasi sukses di berbagai komando tempur sambil memastikan militer AS tetap memiliki persenjataan mendalam untuk melindungi rakyat dan kepentingan kami,” kata Parnell.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.