Dia
memperingatkan bahwa negara itu tengah menuju "malapetaka", dan
meminta Dewan Keamanan PBB supaya mengeluarkan "pernyataan jelas bahwa
serangan terhadap kota-kota harus dihentikan sekarang juga".
Pemerintah
AS dan Inggris telah mendesak warganya untuk segera meninggalkan negara itu
karena situasi keamanan yang memburuk.
Baca Juga:
Taliban: Tugas Wanita Itu Melahirkan, Bukan Jadi Menteri
Pada
Jumat (13/8/2021), Kantor Luar Negeri Inggris memperingatkan bahwa militan
sangat mungkin untuk melakukan serangan di Afghanistan.
AS
mengatakan, warga negara dapat menerima pinjaman repatriasi jika mereka
tidak mampu membayar sendiri penerbangan komersial.
Baca Juga:
Taliban Izinkan Perempuan Afghanistan Kuliah, Tapi…
Penghinaan terhadap Hak Asasi Manusia
Sebelumnya, pada
Jumat (13/8/2021), direktur pusat media pemerintah Afghanistan dibunuh oleh
kelompok militan Taliban di ibu kota Kabul.
Dawa
Khan Menpal ditembak mati saat meninggalkan masjid di mobilnya.