WahanaNews.co | Pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turun tangan langsung mengatasi permasalahan Ukraina dan Rusia. Sejumlah pejabat PBB akan mengunjungi Rusia untuk mengupayakan 'gencatan senjata kemanusiaan' di Ukraina.
Mereka akan mengunjungi Moskow pada akhir pekan ini. Rencana kunjungan ini diungkapkan oleh Sekjen PBB Antonio Guterres.
Baca Juga:
Indonesia Resmi Jabat Presiden Dewan HAM PBB 2026, Bertepatan 20 Tahun Berdirinya UNHRC
Dilansir AFP, Sabtu (2/4/2022), pejabat yang berangkat ke Moskow adalah Martin Griffiths, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan. Mereka akan terbang ke Moskow pada hari Minggu (3/4/2022) kemudian ke Kiev, Ukraina.
Guterres mengatakan bahwa kunjungan untuk membuktikan bahwa PBB menawarkan perdamaian. PBB, kata Guterres, akan menghentikan pertempuran yang ada di negara konflik.
"Bahwa kami tidak menyerah pada perspektif untuk menghentikan pertempuran, di Yaman, di Ukraina, di mana pun di dunia," tegas Guterres.
Baca Juga:
PBB: Dunia Kian Tidak Aman Usai Operasi Militer AS Gulingkan Maduro
Menurut pemimpin badan dunia itu, baik Rusia dan Ukraina telah sepakat untuk bertemu Griffiths.
Rusia Disebut Menolak Kunjungan PBB