“Saya kira begitu,” jawabnya singkat.
Ia menambahkan bahwa insiden tersebut tidak berkaitan dengan konflik internasional tertentu.
Baca Juga:
Eropa Mulai Tak Percaya AS, Publik Eropa Dorong Pertahanan Mandiri
Perhatian publik juga tertuju pada pernyataan juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt yang sebelumnya menyebut acara akan “menghibur” dan “akan ada beberapa tembakan malam ini”, yang kemudian menjadi sorotan setelah kejadian benar-benar terjadi.
Meski sempat terguncang, Trump memastikan acara tidak akan dibatalkan sepenuhnya dan akan dijadwalkan ulang.
“Kami akan menjadwalkannya kembali dalam 30 hari,” ujarnya.
Baca Juga:
Dibujuk Arab Saudi hingga Qatar, Trump Urungkan Serangan ke Iran
Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan di tengah situasi tersebut.
“Mengingat kejadian malam ini, saya meminta semua orang Amerika berkomitmen kembali untuk menyelesaikan perbedaan kita secara damai.”
Insiden ini kembali menegaskan tingginya risiko keamanan terhadap pejabat publik di Amerika Serikat, mengingat sebelumnya Trump juga pernah menjadi sasaran percobaan penembakan pada 2024 saat kampanye.