Awak pesawat sempat meminta izin untuk menyimpang ke arah wilayah udara Pakistan, namun permintaan itu ditolak oleh menara lalu lintas udara di Lahore.
“Awak pesawat meminta izin untuk menyimpang ke arah perbatasan internasional, namun ditolak,” ujar pihak direktorat.
Baca Juga:
Viral Menteri India Tarik Paksa Cadar Dokter Perempuan di Acara Resmi
“Mereka kemudian menghubungi menara pengawas lalu lintas udara Lahore (Pakistan), tapi juga ditolak,” tambah mereka.
Karena tidak ada pilihan lain dan badai sudah terlalu dekat, pilot akhirnya memutuskan menembus badai.
Meskipun sempat terjadi kekacauan di dalam kabin, pesawat berhasil mendarat dengan selamat di Srinagar pukul 18.30 waktu setempat.
Baca Juga:
Pesawat Air India Dikenai Biaya Parkir Rp1,8 Miliar, Gegera Telantar 13 Tahun di Bandara
Pemeriksaan pasca-penerbangan menunjukkan kerusakan pada radome (hidung pesawat), namun tidak ada penumpang yang terluka.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya konflik antara India dan Pakistan sejak awal Mei.
Kedua negara saling menutup wilayah udaranya dan India bahkan menutup hampir 20 bandara di perbatasan utara dan barat untuk penerbangan komersial.