Kontrak itu menyebutkan semua "unit sukarelawan" harus menandatangani kontrak sebelum 1 Juli. Mereka akan berada di bawah kendali Menteri Pertahanan Sergei Shoigu.
Para pasukan bayaran akan mendapatkan manfaat dan perlindungan yang sama seperti pasukan reguler, termasuk dukungan bagi keluarga jika mereka terluka atau terbunuh.
Baca Juga:
Ada 10 WNI Jadi Tentara Bayaran di Ukraina, Ini Jawaban dari KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak
Langkah tersebut ditempuh usai Prigozhin enggan melanjutkan kontrak dengan Kremlin.
Pada akhir Mei lalu, Prigozhin mengumumkan akan menarik seluruh personel Wagner pada 1 Juni lalu. Ia lalu menyerahkan garis depan ke Kementerian Pertahanan Rusia.
Wagner memiliki perang penting dalam perang Rusia-Ukraina. Mereka sempat berhasil merebut Soledar hingga daerah di Bakhmut.
Baca Juga:
Eks Kabais: Tentara Bayaran Mirip Tawaran TKI Bergaji Tinggi, Tidak Ada Kaitan Dengan Negara Asalnya
Bahkmut juga sempat menjadi medan tempur paling panas selama invasi berlangsung.
[Redaktur: Sandy]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.