Upaya diplomasi tersebut sempat membuka peluang meredakan konfrontasi setelah rangkaian serangan militer antara pihak-pihak yang terlibat.
Namun, proses perundingan kemudian dilaporkan terhenti karena masih terdapat perbedaan mengenai jaminan keamanan dan kebebasan navigasi di Selat Hormuz.
Baca Juga:
Mossad Terlalu Optimis, Realita Perang Iran Tak Sesuai Harapan
Situasi itu membuat hubungan Iran dengan Israel dan Amerika Serikat tetap berada dalam ketidakpastian, sementara perubahan di jajaran Mossad menunjukkan Teheran masih menjadi salah satu agenda utama badan intelijen Israel.
Pemecatan dua pejabat senior tersebut sekaligus memperlihatkan adanya evaluasi internal terhadap pendekatan Mossad dalam menangani Iran, terutama setelah program yang dikaitkan dengan upaya mengganti pemerintahan di Teheran dilaporkan gagal berkembang hingga tahap operasional.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.