WahanaNews.co | Serangan bom terhadap konvoi kendaraan menewaskan setidaknya hingga 6 orang pada hari Minggu (10/10/2021).
Mengutip Menteri Penerangan Yaman Moammar al-Iryani, Associated Press melaporkan, target serangan yang terjadi di distrik Tawahi kota Aden itu adalah Menteri Pertanian Salem al-Socotrai dan Guberur Aden Ahmed Lamlas. Keduanya dilaporkan lolos dan selamat.
Baca Juga:
Dua Benda Diduga Mortir di Cilandak Diamankan Polisi
Ledakan itu dilaporkan menewaskan sedikitnya enam orang anggota rombongan gubernur Lamlas dan melukai sedikitnya tujuh orang lainnya yang sedang melintas, kata al-Iryani. Para korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Menurut pejabat keamanan, ledakan itu merusak beberapa bangunan di daerah itu, dan dengan cepat ditutup oleh pasukan keamanan.
Perdana Menteri Maeen Abdulmalik Saeed menyebut ledakan itu sebagai "serangan teroris" dan memerintahkan penyelidikan.
Baca Juga:
Tragedi Bom di Pakistan: Diplomat Indonesia dan Sejumlah Negara Lolos dari Maut
Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Beberapa tahun terakhir Aden diguncang berbagai ledakan dan serangan, yang diduga dilakukan oleh afiliasi lokal al-Qaida dan kelompok Negara Islam.
Aden saat ini adalah pusat pemerintahan Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi yang diakui secara internasional sejak pemberontak Houthi yang didukung Iran mengambil alih ibu kota, Sanaa, yang kemudian memicu perang saudara Yaman.
Presiden Yaman kemudian melarikan diri ke Aden lalu ke Arab Saudi, yang kemudian memimpin koalisi militer pada tahun berikutnya untuk mencoba mengembalikan Hadi ke tampuk kekuasaan dan memberikan dukungannya di belakang pemerintahan Hadi yang diakui secara internasional. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.