Pemerintah Turkiye sebelumnya menegaskan bahwa data radar dari fasilitas tersebut tidak pernah digunakan untuk membantu Israel.
Meski demikian, keberadaan sistem radar tersebut tetap memicu kekhawatiran di Teheran.
Baca Juga:
Çelebi Aviation Resmi Operasi di Kualanamu, Sumut Disiapkan Jadi Pusat Logistik Baru
Pada Selasa (10/3/2026), Pemerintah Turkiye menyatakan bahwa sistem pertahanan rudal Patriot mulai dikerahkan di wilayah Malatya.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya NATO memperkuat pertahanan udara dan sistem pertahanan rudal di kawasan tersebut.
Sebelumnya NATO juga telah menembak jatuh rudal pertama pada 4 Maret 2026 setelah sistem pertahanan mendeteksi peluncuran dan menentukan lintasan ancaman tersebut.
Baca Juga:
Media Asing Terkejut: Indonesia Jadi ‘Pembeli Besar-besaran’ Jet Tempur Dunia
Aliansi militer itu menyebut pencegatan berhasil dilakukan dalam waktu kurang dari sepuluh menit sejak peluncuran terdeteksi.
Sehari setelah insiden tersebut, NATO mengumumkan peningkatan postur pertahanan rudal balistik di seluruh wilayah aliansi meski tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Keberadaan pangkalan Incirlik dan Kurecik sendiri menjadi isu yang sangat sensitif dalam politik keamanan Turkiye.