Pengakuan ini menjadi sorotan karena laporan Komite Akun Publik pada Oktober 2025 telah menunjukkan tingkat kesiapan F-35 Inggris masih berada di bawah target nasional maupun target global program tersebut.
Masalah korosi semakin parah selama Operasi HIGHMAST ketika kelompok tempur kapal induk Inggris dikerahkan ke Timur Tengah.
Baca Juga:
Prestasi Gemilang Berakhir di Tahanan, Kasat Narkoba Kukar Ditangkap karena Narkoba
Penugasan maritim yang berkepanjangan disebut memperburuk korosi dan memperpanjang waktu pemulihan pesawat setelah kembali dari operasi.
Pengalaman tersebut kini menjadi bahan evaluasi untuk penugasan berikutnya, termasuk pengerahan awal 2026 ke Siprus.
Korosi merupakan ancaman utama bagi pesawat berbasis kapal induk karena udara asin dan kelembapan tinggi mempercepat kerusakan struktur serta lapisan pelindung.
Baca Juga:
Suami Wajib Cari Nafkah Digugat ke MK, Aturan Istri Urus Rumah Dipersoalkan
Bagi F-35, ancaman ini jauh lebih serius karena pesawat tersebut mengandalkan lapisan penyerap radar atau Radar Absorbent Material (RAM) untuk mempertahankan kemampuan silumannya.
Kerusakan pada lapisan RAM dapat meningkatkan pantulan radar sehingga F-35 menjadi lebih mudah terdeteksi sistem pertahanan udara lawan.
Korosi juga dapat mengganggu presisi bentuk permukaan pesawat yang dirancang khusus untuk memantulkan gelombang radar ke arah tertentu.