"Ketika tentara Rusia melihat parahnya luka (anak-anak), mereka terkejut," kata Vilson.
Mereka kemudian mulai memeriksa smartphone Vilson untuk melihat apakah dia telah memberi tahu militer Ukraina soal pergerakan pasukan Rusia.
Baca Juga:
Rusia Hujani Drone Ukraina, 77 Pesawat Nirawak Ditembak Jatuh dalam Semalam
Namun tentara Rusia itu tak menemukan apa-apa, katanya.
Mereka lalu mendiskusikan apa yang harus dilakukan terkait keluarga Vilson.
"Saya mengalami pendarahan hebat. Mereka menyadari bahwa mereka perlu melakukan sesuatu," katanya.
Baca Juga:
Rusia Ancam Tentara Inggris yang Melatih di Ukraina Sebagai Target Sah
Mereka mencoba memanggil petugas medis, tetapi tidak ada yang datang. Akhirnya, mereka memasang torniket di kaki Vilson.
"Mereka memberi tahu saya, 'Anda punya dua anak untuk diurus.' Saya menjawab, 'Terima kasih'," kenang Vilson.
"Mereka kemudian berkata: 'Tetap saja, jangan mati'. Saya menjawab, "Saya coba (bertahan). Biarkan saya menyelamatkan anak-anakku."