“Bibi Netanyahu bekerja dengan baik bersama saya, tetapi dia akan memberi tahu Anda, kami yang memiliki senjata, kami yang memiliki seluruh kesepakatan, kami yang memiliki pesawat pengebom B-2, dan sebagainya,” kata Trump dalam wawancara dengan Axios.
Trump kemudian mengklaim bahwa dukungan dirinya menjadi faktor penting bagi keselamatan Israel.
Baca Juga:
Roy Suryo Gugat Polda Rp206 Juta, Hakim Nyatakan Permohonan Tak Dapat Diterima
“Jika bukan karena Donald Trump, Israel akan sudah dihancurkan,” ujar Trump.
Trump juga sempat mengkritik serangan Israel di Lebanon ketika mengumumkan kesepakatan damai dengan Teheran dalam pertemuan G7.
“Sudah terlalu banyak orang yang terbunuh,” kata Trump.
Baca Juga:
Yurizal Meninggal Usai Keluhkan Layanan, DPR: Pasien BPJS Bukan Kelas Dua
Ia menilai Israel tidak perlu memakai pendekatan destruktif dalam setiap operasi yang diklaim menargetkan anggota Hizbullah.
“Anda tidak perlu merobohkan sebuah gedung apartemen setiap kali Anda mencari seseorang, karena ada banyak orang di gedung apartemen itu, dan tidak semuanya adalah Hizbullah,” ujar Trump.
Di tengah friksi tersebut, Israel dan Hizbullah tetap saling serang meski ada kesepakatan sementara selama 60 hari yang memuat penghentian penuh operasi militer Israel di Lebanon.