5. Hindari Kafein dan Aktivitas Mental Berat Sebelum Tidur
Kafein dapat bertahan di dalam tubuh hingga enam jam dan mengganggu kemampuan otak untuk memasuki fase tidur nyenyak.
Baca Juga:
Menguak Mitos Kolesterol Udang dan Segudang Manfaatnya untuk Kesehatan
Selain itu, aktivitas mental berat seperti bekerja lembur atau scrolling media sosial sebelum tidur membuat otak tetap berada dalam kondisi waspada.
Studi menunjukkan bahwa rutinitas relaksasi sebelum tidur, seperti membaca buku ringan atau meditasi singkat, membantu otak bertransisi ke mode istirahat secara alami.
Tidur yang sehat bukan hanya soal merasa segar keesokan hari, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kesehatan otak.
Baca Juga:
Dibalik Kepergian Ozzy Osbourne, Ini Fakta tentang Penyakit Parkinson
Dengan menerapkan kebiasaan tidur yang didukung oleh sains, risiko gangguan kognitif dapat ditekan, sekaligus menjaga daya ingat, emosi, dan kemampuan berpikir tetap optimal hingga usia lanjut.
[Redaktur: Sandy]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.