"Antibodi ini sangat menetralkan (bekerja sangat baik pada konsentrasi rendah) dan menetralkan secara luas (dapat bekerja melawan semua varian)," ujar Diamond.
"Itu adalah kombinasi yang tidak biasa dan sangat diinginkan untuk antibodi. Serta, ia mengikat ke tempat unik pada protein lonjakan yang tidak ditargetkan oleh antobodi lain yang sedang dikembangkan."
Baca Juga:
RSV Ancam Lansia Diam-Diam, Vaksinasi dan Deteksi Dini Jadi Kunci
"Bagus bila digunakan untuk terapi kombinasi. Kita bisa mulai memikirkan untuk menggabungkan antibodi ini dengan antibodi lain yang mengikat di tempat lain untuk membuat terapi kombinasi yang akan sangat sulit dilawan virus," tambahnya. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.