Karena itu, BPOM akan melibatkan guru, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam pelaksanaan Gerakan Seribu Kader SAPA.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membangun budaya keamanan pangan sejak usia dini sekaligus membentuk kebiasaan peserta didik untuk memilih makanan yang aman dan bergizi.
Baca Juga:
Netty Soroti Tantangan Pengawasan Obat Era Digital, Edukasi Publik Harus Diperkuat
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyatakan bahwa Gerakan Seribu Kader SAPA selaras dengan upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan nyaman.
Menurutnya, pembiasaan mengonsumsi makanan sehat merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter dan perilaku hidup sehat peserta didik.
Abdul Mu'ti menilai keberadaan kader pangan aman di sekolah akan memperkuat budaya hidup sehat sejak dini.
Baca Juga:
BPOM Mata-matai 263 Ribu Akun Penjual Kosmetik Ilegal, Mayoritas Beroperasi Online
Sekolah, kata dia, memiliki peran strategis dalam menanamkan kebiasaan memilih makanan yang aman sehingga dapat mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
"Gerakan ini menjadi bagian penting membangun budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan. Kami berharap seluruh warga sekolah bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung keamanan pangan," ujarnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.