Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa dampak protein terhadap tubuh tidak hanya ditentukan oleh jumlahnya karena masing-masing asam amino penyusun protein dapat memberikan pengaruh berbeda.
Tinjauan tersebut menyoroti empat asam amino yang dinilai memiliki pengaruh penting, yakni metionin, isoleusin, valin, dan leusin.
Baca Juga:
Tips Menurunkan Berat Badan dengan Nutrisi Lengkap dan Porsi Tepat
Dalam salah satu penelitian yang dirangkum para ilmuwan, pembatasan valin pada tikus menghasilkan peningkatan kesehatan metabolisme yang signifikan.
Pembatasan valin juga dikaitkan dengan berkurangnya sejumlah tanda penuaan seluler dan kelemahan fisik pada hewan percobaan.
Efek yang paling menarik terlihat pada tikus jantan karena pembatasan valin dalam penelitian tersebut dikaitkan dengan peningkatan umur hingga 23 persen.
Baca Juga:
Rahasia Sehat dari Ikan Lele: Kandungan Gizi Lengkap untuk Tubuh
Temuan tersebut membuka kemungkinan bahwa pendekatan nutrisi pada masa mendatang tidak hanya berfokus pada berapa banyak protein yang dikonsumsi, tetapi juga memperhatikan komposisi asam amino di dalam makanan.
Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia tetap diperlukan sebelum pembatasan asam amino tertentu dapat diterapkan sebagai rekomendasi diet secara luas.
Siapa yang Justru Membutuhkan Lebih Banyak Protein?