Sementara itu, dapur SPPG yang belum memenuhi kriteria diwajibkan melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas sebelum kembali melayani penerima manfaat program.
Wamenkes menilai capaian jumlah penerima manfaat MBG yang telah mencapai 55,1 juta orang per hari sebagai langkah yang sangat signifikan.
Baca Juga:
Produk Lokal Jadi Prioritas, Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Motor Ekonomi Rakyat
“Ini suatu hal yang luar biasa dari target 82 juta,” katanya.
Di sisi lain, untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dalam program MBG, khususnya asupan protein hewani, Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan bahwa pemerintah tengah membangun 500 peternakan sapi di berbagai wilayah.
Pembangunan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan susu nasional, termasuk untuk mendukung pelaksanaan program MBG.
Baca Juga:
Puluhan Siswa di Waisai Raja Ampat Diduga Mengalami Keracunan Makanan Program MBG
Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan kebutuhan susu dalam program MBG tergolong besar sehingga pemerintah melakukan percepatan pembangunan peternakan sapi.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat meninjau pelaksanaan program MBG di SMK Negeri 1 Jakarta, Kamis (8/1/2026).
“Susunya memang banyak, kan kebutuhannya banyak. Sekarang lagi dibangun, pemerintah kan sekarang lagi bangun 500 peternakan,” ujar Nanik.