Untuk orang sehat, konsumsi mie instan dapat dibatasi sekitar satu sampai dua kali dalam sepekan.
Batas tersebut bukan angka mutlak untuk semua orang, tetapi bisa menjadi patokan sederhana agar mie instan tidak menggantikan makanan utama yang lebih lengkap gizinya.
Baca Juga:
Influencer Ini Gugat Perusahaan Rp150 Miliar, Gegara Sakit Lambung Usai Santap Samyang
Bagi orang dengan hipertensi, penyakit ginjal, kolesterol tinggi, obesitas, atau riwayat penyakit jantung, konsumsi mie instan sebaiknya jauh lebih dibatasi.
Kelompok tersebut perlu lebih berhati-hati karena kandungan garam dan lemak dalam mie instan dapat memperberat kondisi kesehatan tertentu.
Selain frekuensi, cara memasak juga menentukan apakah mie instan akan menjadi sekadar makanan tinggi garam atau berubah menjadi sajian yang lebih seimbang.
Baca Juga:
5 Korban Ini Dirawat di RS hingga Meninggal Gegara Konsumsi Mie Instan
Kesalahan paling umum adalah memasak mie instan apa adanya, lalu mengonsumsi seluruh bumbu dan kuahnya sampai habis.
Padahal, sedikit perubahan sederhana bisa membuat mie instan menjadi lebih ramah bagi tubuh.
Berikut trik membuat mie instan lebih sehat: