Morales menyebut program olahraga mampu meningkatkan skor kecerdasan anak-anak dan remaja rata-rata 4 poin.
"Secara konkret, program olahraga meningkatkan skor kecerdasan anak-anak dan remaja rata-rata 4 poin hasil yang sebanding dengan peningkatan yang biasanya dicapai melalui tambahan satu tahun pendidikan," paparnya.
Baca Juga:
Wanita Tewas di Tambora, Suami Siri Ditangkap Polisi Usai Anak Korban Mengadu ke Tetangga
Menurut Morales, hasil tersebut berarti dorongan kepada anak-anak dan remaja untuk mengikuti aktivitas fisik terstruktur dapat memberi pengaruh positif jangka panjang bagi kemampuan intelektual mereka.
Ia juga melihat manfaat tersebut dapat menjangkau bidang lain dalam kehidupan anak, termasuk kebahagiaan, peluang sosial ekonomi, dan kesehatan masa depan.
Yang penting, efek olahraga terhadap kemampuan kognitif tidak dipengaruhi oleh usia peserta maupun durasi intervensi.
Baca Juga:
OJK Batasi Layanan Paylater, Ekonom INDEF: Pelindungan Konsumen Bakal Makin Kuat
Hal itu menunjukkan bahwa manfaat aktivitas fisik berlaku cukup luas pada berbagai tahap perkembangan anak dan remaja.
"Salah satu temuan yang mengejutkan adalah konsistensi manfaat di berbagai kelompok usia, tingkat kecerdasan dasar, dan durasi intervensi," ungkap Morales.
Morales mengatakan anak-anak dengan kecerdasan dasar yang lebih rendah juga mengalami peningkatan signifikan setelah mengikuti intervensi olahraga.