Menurut para peneliti, aktivitas fisik dapat memberi dampak positif terhadap fungsi otak melalui beberapa mekanisme biologis.
Olahraga dinilai dapat meningkatkan aliran darah ke otak, merangsang pertumbuhan sel saraf baru, serta memperkuat koneksi antarbagian otak yang berkaitan dengan proses belajar dan memori.
Baca Juga:
Yurizal Meninggal Usai Keluhkan Rawat Inap, Menkes Budi Gunadi Mengaku Sedih dan Merasa Gagal
Temuan penelitian menunjukkan intervensi olahraga memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kecerdasan.
Efek positif tersebut terlihat pada berbagai subkelompok, termasuk anak-anak dengan tingkat IQ dasar normal maupun rendah.
Hasil positif juga tetap konsisten meskipun durasi intervensi olahraga yang dijalankan dalam tiap studi berbeda-beda.
Baca Juga:
Buntut Cacian ke Pasien yang Meninggal, 10 Nakes Teridentifikasi KKI hingga Dokter Dinonaktifkan
Para peneliti turut menemukan manfaat signifikan pada kecerdasan fluid, yakni kemampuan berpikir logis dan memecahkan persoalan baru tanpa terlalu bergantung pada pengetahuan yang sudah dipelajari sebelumnya.
Sementara itu, bukti terkait peningkatan kecerdasan kristalisasi masih terbatas, meskipun satu studi melaporkan adanya peningkatan pada anak-anak dengan obesitas.
"Poin pentingnya adalah olahraga teratur tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik tetapi juga berkontribusi pada perkembangan kognitif, khususnya peningkatan kecerdasan termasuk kecerdasan umum dan kecerdasan fluid," kata Morales kepada PsyPost.