WAHANANEWS.CO, Jakarta - Misteri kematian ibu dan dua anaknya di rumah kontrakan kawasan Warakas, Tanjung Priok, masih gelap meski polisi sudah memeriksa sejumlah saksi sejak peristiwa itu terungkap.
Diperiksa sedikitnya 10 saksi oleh Polres Metro Jakarta Utara dalam kasus temuan satu keluarga tewas di rumah kontrakan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/1/2026).
Baca Juga:
Bisnis Airgun Ilegal Terbongkar, Polisi Sita 22 Pucuk Senjata dan Kejar Pemasok
Masih berlangsung proses penyelidikan, diakui Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, tanpa kesimpulan awal yang dapat disampaikan ke publik.
“Untuk sampai hari ini update-nya saksi yang diperiksa sejumlah 10 orang, kesimpulan awal belum ada,” kata Onkoseno pada wartawan, Minggu (4/1/2026).
Selain memeriksa para saksi, ditunggu hasil uji toksikologi untuk mengungkap penyebab kematian para korban.
Baca Juga:
Bom Molotov Salah Sasaran di Koja, Ibu yang Hendak ke Pasar Jadi Korban
“Belum keluar hasilnya,” ujar Onkoseno.
Ditemukan sebelumnya, tiga korban meninggal dunia terdiri atas dua perempuan dan satu anak laki-laki di dalam rumah kontrakan tersebut.
Masih hidup satu korban lainnya saat ditemukan dan langsung dibawa ke RSUD Koja untuk menjalani perawatan medis.
Diketahui korban meninggal dunia adalah anak laki-laki berinisial AAB (13), perempuan berinisial SS (50), dan perempuan berinisial AAL (27).
Sementara itu, korban selamat merupakan pria berinisial ASJ (22).
Disebutkan pihak kepolisian, kondisi ketiga korban meninggal menunjukkan tanda tidak wajar saat pertama kali ditemukan.
“Dari pemeriksaan awal, dari kasat mata keluar busa dari ketiga mayat tersebut,” kata Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara Iptu Seno Adji Pradana di Jakarta.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]