Dalam proses penyelidikan, polisi menelusuri rekaman CCTV di area RA BST dan Pergudangan Soewarna.
Hasil pemeriksaan menunjukkan sebanyak 40 karton dari total 512 karton sengaja dipisahkan saat melewati pemeriksaan X-Ray.
Baca Juga:
Iran Bangkit Lagi! 90 Persen Basis Rudal di Selat Hormuz Kembali Aktif
“Tersangka F ini memang berperan mengondisikan agar 40 karton tersebut dipisahkan dari pemeriksaan lalu dimasukkan ke truk box,” kata Yandri.
R diketahui berperan sebagai otak aksi pencurian sekaligus eksekutor di lapangan.
Ia bekerja sebagai tim operasional ekspor di salah satu perusahaan yang beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta.
Baca Juga:
Emas Rp95 Juta Hilang Usai Rumah di Deli Serdang Digeledah 6 Pria Ngaku Polisi
Sementara itu, A membantu pelaksanaan pencurian, sedangkan F bertugas menyisihkan karton dari jalur pemeriksaan.
Sebanyak 80 tas hasil curian kemudian dijual kepada seorang penadah berinisial BO.
“Total hasil penjualan mencapai Rp 24 juta,” ujar Yandri.