WAHANANEWS.CO, Jakarta - Jejak pekerjaan Saepul (26), pelaku pembunuhan disertai mutilasi di Pancoran Mas, Depok, ikut menjadi sorotan polisi karena ia ternyata pernah bekerja sebagai pemotong daging sebelum menghabisi dan memotong tubuh korbannya.
Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono mengatakan Saepul juga pernah bekerja sebagai koki dan guru matematika tingkat sekolah menengah pertama (SMP).
Baca Juga:
Fakta Baru Terungkap, Alvi Akui Emosi Saat Tiara Hina Dirinya Sebelum Dibunuh
"Untuk profesi pelaku sendiri, dia mengaku sempat bekerja sebagai koki di sebuah restoran, bagian pemotong daging, dan juga sempat berprofesi menjadi guru matematika di sekolah menengah pertama," ujar Breggy dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).
Selain pekerjaan tersebut, Saepul disebut pernah mengikuti sebuah acara musik dangdut yang ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi.
Breggy tidak menjelaskan secara terperinci kapan Saepul menjalani masing-masing pekerjaan tersebut.
Baca Juga:
Terungkap, Sumber Ide Sadis Alvi Mutilasi Jasad Tiara Jadi 554 Potongan
Pengalaman Saepul sebagai pemotong daging menjadi perhatian penyidik ketika mengungkap bagaimana pelaku memotong tubuh korban setelah pembunuhan terjadi.
Menurut Breggy, pelaku memutuskan memotong jasad korban karena merasa akan kesulitan apabila harus membawa dan membuang tubuh korban dalam keadaan utuh.
"Karena berpikir agak susah untuk membuang jasad yang utuh, pelaku yang memang memiliki basic sebagai tukang daging, bagian pemotong daging, memotong bagian tubuh menjadi dua, bagian kepala sampai di badan, dan bagian kaki secara terpisah," ungkap Breggy.