Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga dan aparat setempat yang langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian.
“Yang terlihat itu bagian jari, lengan, dan paha,” ujar Ketua RT 13 Sempaja Utara, Aang Nawa Syarif.
Baca Juga:
Tambah Daya PLN Tembus 22 Juta VA di Jatim, ALPERKLINAS: Energi Andal Jadi Fondasi Produktivitas Nasional
Menurutnya, kejadian tersebut merupakan yang pertama kali terjadi di wilayahnya tanpa adanya tanda-tanda keributan sebelumnya.
“Belum pernah ada kejadian seperti ini, tidak ada juga keributan sebelumnya, baru kali ini,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa lokasi penemuan tergolong sepi karena hanya memiliki satu akses keluar masuk.
Baca Juga:
Jangan Tertipu! Banyak Wagyu Mahal di Restoran Ternyata Bukan Asli Jepang
“Lokasi ini kampung buntu, jadi hanya ada satu akses keluar masuk, tidak ada jalan tembus lain,” jelasnya.
Petugas kepolisian kemudian melakukan olah TKP lanjutan dan menemukan potongan tubuh lainnya dalam jarak sekitar 100 meter dari titik awal penemuan.
Seluruh potongan tubuh tersebut dievakuasi menggunakan kantong jenazah dan dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk keperluan autopsi.