Diah menegaskan bahwa Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pelayanan Terpadu Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT Pusat P2A) telah memberikan penanganan awal kepada DP.
Ibu dari empat anak tersebut, menurut Diah, menjadi korban kekerasan fisik, sehingga perlu menerima layanan dari Tim Pusat P2A selain sedang menjalani perawatan kesehatan.
Baca Juga:
Ada Cairan Putih dan Luka di Kemaluan Jurnalis Kalsel, Keluarga Minta Diusut
Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta melalui UPT Pusat P2A telah melakukan penjangkauan dan melakukan asesmen awal terhadap ibu para korban anak-anak tersebut.
Ibu Korban juga merupakan korban kekerasan fisik dari pelaku. Sehingga perlu mendapatkan layanan dari Tim Pusat P2A selain sekarang sedang mendapatkan layanan kesehatan.
"Mengingat kondisi Ibu korban masih dalam pantauan dokter spesialis kejiwaan, setelah kondisi stabil akan dilakukan assesment lanjutan kepada ibu korban yang hari ini sudah mengetahui terkait dengan kondisi anak-anaknya. Pendampingan hukum dan intervensi lanjutan sesuai dengan kebutuhan ibu korban," ujarnya.
Baca Juga:
Fakta Baru, Ini Percakapan Juwita dengan Sahabatnya Sebelum Dihabisi Oknum TNI AL
Sebelumnya, empat anak berinisial V (6), S (4), A (3) dan A (1) ditemukan meninggal membusuk di sebuah kontrakan di RT 04/03, Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2023).
Sementara tersangka pembunuhan Panca Darmansyah (41) yang tidak lain adalah ayah empat anak itu mencoba bunuh diri namun berhasil diamankan dan mendapat perawatan medis.
Kepala RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur Brigjen Pol Hariyanto mengatakan kondisi Panca telah berangsur membaik sejak ditemukan mencoba bunuh diri. Polisi bahkan telah melakukan pemeriksaan awal kepadanya.