Fakta ini menyusul penyidikan polisi
terhadap pelaku, yang akhirnya mengakui tak melakukan perampokan sebagaimana
kesaksian istri korban, saat peristiwa itu berlangsung.
"Dugaan perencanaan, karena
pelaku telah mengikuti korban dan istrinya sebelum aksi pembunuhan," jelas
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Gustav Robby Urbinas.
Baca Juga:
Lagi Makan Tiba-tiba Diciduk, Dua WN Liberia Terseret Kasus Black Dollar
Penyidik Satuan Reserse Kriminal
Polresta Jayapura Kota masih mendalami keterlibatan istri korban.
Istri korban, berinisial VLH, sudah digelandang ke Mapolresta
Jayapura Kota untuk diperiksa mendalam.
Hal ini guna mengungkap kronologi
perencanaan hingga proses eksekusi yang menewaskan Nasruddin di mobilnya.
Baca Juga:
Ledakan Dahsyat Guncang Masjid di Jember Saat Tarawih, Jemaah Berhamburan Panik
"Istrinya sudah kami amankan dan
akan dilakukan pemeriksaan intensif 1 x 24 jam," kata Gustav.
Diketahui, MM dan istri korban telah
menjalin hubungan gelap dalam dua tahun terakhir ini.
Pelaku ditangkap saat hendak
meninggalkan Papua melalui Bandara Theys Eluay Sentani, Kabupaten Jayapura,
Jumat (3/7/2021).