“Jadi prosesnya saja yang tidak dibenarkan dalam penarikan ini,” imbuh dia.
Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi, ketiga debt collector tersebut telah berada di sekitar rumah korban sejak pukul 14.00 WIB.
Baca Juga:
Dugaan Penagihan Mobil Disertai Kekerasan, OJK Minta Klarifikasi TAFS
Sekitar pukul 15.40 WIB, mereka bertemu dengan korban dan kemudian membawa satu unit mobil yang masih dalam masa cicilan.
Karena identitas para debt collector belum diketahui secara jelas, korban meminta bantuan petugas keamanan perumahan untuk menahan kendaraan para penagih tersebut di gerbang.
“Korban meminta security untuk menyetop mobil debt collector itu agar dimintai identitasnya,” kata Andri.
Baca Juga:
Pinjol Tak Boleh Teror Kontak Debitur, Yasonna: Keluarga dan Rekan Kerja Tak Punya Utang
Korban kemudian mendatangi gerbang perumahan untuk menemui para debt collector, namun situasi kembali memanas hingga akhirnya terjadi penusukan sekitar pukul 16.00 WIB.
“Di depan gerbang itu terjadi penusukan, korban ditusuk tiga kali, dua di bagian perut dan satu di punggung,” ucap Andri.
Usai kejadian, para pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi.