“Polisi datengin nyokap gue di kantornya, (kemudian) bokap gue kan PNS, golongan tiga, dan hari ini tuh bokap gue dipanggil sama Bupati Lampung Timur,” kata Bima.
"Bokap gue dibilang sama Bupati, gak bisa mendidik, salah mendidik anak, blablabla, intinya gue disuruh berhenti mengkritik Lampung, pada intinya gitu,” ungkap pemuda berambut ikal itu.
Baca Juga:
Soal Kasus Hasto, Mahfud MD Sebut Tersangka Tak Harus Ditahan
Selain di lingkup pekerjaan, kedua orangtua Bima juga didatangi polisi hingga ke rumah. Pada kesempatan itu, ungkap dia, pihak polisi meminta berbagai data-data pribadi yang bersifat privasi.
“Terus ada juga polisi dari kecamatan gua dateng ke rumah, kayak profiling gitu, dia minta ijazah SD, SMP, SMA, bahkan konyolnya mereka minta data privasi gua, minta debit card gue, mereka mau mastiin kalau gue gak disponsori pihak manapun,” ungkap Bima.
Polda Lampung Bantah Intervensi Keluarga Bima
Baca Juga:
Harvey Moeis Divonis Cuma 6,5 Tahun Penjara, Mahfud MD: Duh Gusti, bagaimana ini?
Polda Lampung mengklaim kedatangan personel Korps Bhayangkara ke sana, guna memastikan keamanan keluarga Bima. Pun untuk mendengar curhatan dari keluarga Bima.
Hal tersebut diungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Lampung, Komisaris Besar Polisi Zahwani Pandra Arsyad.
"Kegiatan Bhabinkamtibmas yang mendatangi rumah orang tua Bima hanya tugas untuk Sambang," ujar dia kepada wartawan, Sabtu 15 April 2023.