WAHANANEWS.CO, Jakarta - Tangis keluarga pecah ketika fakta memilukan di balik kematian seorang balita perempuan berusia 4 tahun di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, mulai terungkap satu demi satu, setelah korban diduga menjadi korban rudapaksa yang dilakukan kakek kandungnya sendiri hingga berulang kali sebelum akhirnya meregang nyawa.
Peristiwa tragis itu diketahui setelah korban sempat dibawa orang tuanya menjalani pengobatan karena mengalami demam dan kondisi tubuh yang terus melemah pada Jumat (1/5/2026).
Baca Juga:
Perapki Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Edmon Purba Sebagai Kajari Karo
Awalnya keluarga mengira balita tersebut hanya mengalami sakit biasa, namun kecurigaan mulai muncul ketika tenaga medis menemukan luka serius pada bagian vital korban saat pemeriksaan lanjutan dilakukan di fasilitas kesehatan.
Temuan medis itu kemudian mengarah pada dugaan tindak kekerasan seksual yang langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti lebih jauh.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengarah kepada sosok S (45), pria yang ternyata merupakan kakek kandung korban sendiri dan tinggal di wilayah Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.
Baca Juga:
Pertamina Akan Kelola 13 Sumur Baru di Kaltim, MARTABAT Prabowo-Gibran: Waspadai Dampak Terhadap Kawasan Otorita IKN
Kasat Reskrim Polres Rohil AKP Kristofel mengatakan kasus tersebut kini masih dalam penanganan intensif penyidik Polres Rokan Hilir.
“Terduga pelaku merupakan kakek kandung korban, dan telah dilakukan penahanan,” ujarnya.
Kronologi pengungkapan kasus bermula dari laporan yang diterima aparat kepolisian pada Jumat (1/5/2026), ketika korban mengalami demam dan kemudian dibawa orang tuanya untuk mendapatkan penanganan medis.