WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan pembangunan Sekolah Rakyat telah menyerap anggaran sebesar Rp1,25 triliun.
Dia bilang, pemerintah kabupaten/kota di masing-masing daerah bertanggungjawab menyiapkan pembebasan areal lahan. Sementara anggaran pembangunan fisik berasal dari pemerintah pusat.
Baca Juga:
Gantikan Luhut, AHY Dapat Jabatan Baru dari Prabowo
"Kalau ada yang bertanya alokasi anggaran berapa, setiap sekolah ini kurang lebih Rp250 miliar. Jadi kalau ditotal sekitar Rp1,25 triliun untuk pembangunan sekolah-sekolah rakyat ini," ujar AHY saat meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi II Kota Medan di Jalan Flamboyan II, Kelurahan Tanjung Slamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (3/7/2026) siang.
"Tentu untuk areal lahannya itu tanggung jawab dari masing-masing pemerintah kota dan kabupaten," sambungnya.
AHY menegaskan program Sekolah Rakyat merupakan salah satu prioritas Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus menjadi strategi memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Baca Juga:
David Partonggo Oloan Marpaung Jadi Sorotan Usai Ditegur AHY di Acara Bakti Sungai Nusantara
"Kita ingin melakukan intervensi untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang terjangkau, pendidikan yang berkualitas," kata AHY.
"Bahkan di sini seluruhnya gratis, mulai dari diterima hingga lulus. Setelah lulus, mereka memiliki kesempatan memilih melanjutkan pendidikan vokasi, perguruan tinggi, maupun langsung memasuki dunia kerja," sambung putra sulung Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
Menurut AHY, pendidikan menjadi instrumen paling efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.