Oleh karena itu, negara harus hadir memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak Indonesia, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Sekolah Rakyat Terintegrasi II di Medan Tuntungan itu berdiri di atas lahan seluas kurang lebih enam hektare milik Pemerintah Kota Medan. Lokasi itu dirancang menjadi kawasan pendidikan yang menyatukan jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu kompleks.
Baca Juga:
Gantikan Luhut, AHY Dapat Jabatan Baru dari Prabowo
Sekolah ini nantinya memiliki kapasitas sekitar 1.080 siswa yang terdiri atas 540 siswa SD serta masing-masing 270 siswa untuk jenjang SMP dan SMA.
"Ini adalah salah satu upaya serius pemerintah dan merupakan program prioritas Bapak Presiden Prabowo Subianto yang menugaskan Kementerian Sosial, dengan dukungan pembangunan dari Kementerian Pekerjaan Umum. Kami di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan turut mengoordinasikan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah agar program ini berjalan dengan baik," ujar AHY yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Partai Demokrat itu.
AHY menegaskan pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan seluruh anak bangsa memperoleh akses pendidikan yang layak tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.
Baca Juga:
David Partonggo Oloan Marpaung Jadi Sorotan Usai Ditegur AHY di Acara Bakti Sungai Nusantara
"Negara punya kewajiban memberikan kesempatan yang baik kepada semua, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu, masyarakat yang harus kita lindungi dan bantu secara ekonomi maupun sosial," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, AHY juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Medan serta seluruh pihak yang terlibat sejak tahap perencanaan hingga pembangunan fisik sekolah.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.