Respons cepat dan tepat dinilai sangat krusial untuk mencegah dampak yang lebih luas.
Nurhadi juga menyatakan kesiapannya untuk turut berkontribusi melalui jaringan relawan yang dimilikinya.
Baca Juga:
KSPSI Dorong UU Baru: Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja Jadi Fokus RDP Komisi IX DPR RI
Ia memastikan, relawan akan bergerak membantu masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang belum tersentuh bantuan pemerintah.
“Saya punya banyak relawan yang kita akan menunggu informasi dari warga, yang tidak terjangkau dan terlewatkan oleh pemerintah kita bantu untuk kita datangi bersama-sama dengan para relawan lain bersatu bahu membahu bagaimana ancaman kekeringan ini tidak menjadi sesuatu yang menakutkan bagi warga,” tegasnya.
Lebih lanjut, legislator dari Partai NasDem yang mewakili Daerah Pemilihan Jawa Timur VI (meliputi Kabupaten Blitar, Kediri, Tulungagung, Kota Blitar, dan Kediri) tersebut juga mendorong keterlibatan sektor swasta dalam upaya penanganan kekeringan.
Baca Juga:
BPOM Soroti Es Krim Beralkohol Tanpa Label Jelas, Hey Nick's Jadi Perhatian
Ia menilai, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut membantu masyarakat, baik melalui program CSR maupun dukungan langsung di lapangan.
Di akhir pernyataannya, Nurhadi menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman kekeringan.
Sinergi yang kuat diharapkan mampu meminimalkan dampak serta menjaga ketahanan masyarakat selama musim kemarau berlangsung.