WahanaNews.co | Pemerintah bersama instansi terkait haris melakukan tindakan ekstrem mencegah masuknya Narkoba ‘Zombie’ di Indonesia.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPR RI bidang Koordinator Kesejahteraan rakyat (Korkesra) Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/6/2023).
Baca Juga:
Anggota DPR RI Komisi XIII, Maruli Siahaan, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Medan
Menurutnya, tindakan preventif harus dilakukan demi melindungi generasi penerus bangsa dari jerat penyalahgunaan narkotika.
“Saya kira pemerintah dan aparat terkait perlu melakukan tindakan ekstrem, bagaimanapun Narkoba Zombie ini berbahaya, bisa jadi lebih berbahaya dibanding Narkoba jenis lain,” katanya.
Gus Imin meminta Polri mengintensifkan kerjasama dengan kementerian dan lembaga lain demi memastikan Indonesia aman dari peredaran Narkoba Zombie. Sebab, kerjasama lintas sektor akan mengoptimalkan pencegahan masuknya Narkoba yang memiliki nama lain Flakka itu.
Baca Juga:
Koalisi Sipil Klaim RUU KUHP Keliru Memahami Restorative Justice Sala
“Harus ada kerja sama lintas instansi sehingga Indonesia bisa menutup rapat masuknya narkoba yang sangat membahayakan ini. Dipastikan, DPR juga akan turut mengawal untuk pencegahan peredaran narkoba dapat berjalan optimal,” tegasnya.
Secara khusus, Legislator Dapil Jawa Timur VIII tersebut menyoroti jalur masuknya narkoba ke Indonesia. Pihak berwenang harus melakukan pengawasan ketat di setiap pintu masuk yang berada di wilayah Indonesia, termasuk dari jalur laut.
“Sebagai negara maritim, Indonesia punya banyak jalur masuk. Saya tegaskan, tutup akses jalur-jalur tikus sehingga kita tidak kecolongan. Tentunya, ini memerlukan kerja bersama,” tuturnya.