WAHANANEWS.CO, Jakarta – Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Herman Khaeron menegaskan pentingnya membangun kolaborasi yang erat antara lembaga legislatif dan kalangan akademisi dalam memperkuat transparansi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda, khususnya mahasiswa, dapat memberikan perspektif kritis sekaligus menjadi dorongan positif bagi optimalisasi fungsi pengawasan yang dijalankan BAKN DPR RI.
Baca Juga:
Darmadi Minta Pelatihan Manajer Kopdes Merah Putih Dirombak, Fokus pada Kemampuan Bisnis
Hal tersebut disampaikan Herman Khaeron usai menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Kunjungan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi mahasiswa untuk memahami tugas, fungsi, serta mekanisme kerja DPR RI, khususnya Badan Akuntabilitas Keuangan Negara.
“Kami menerima mahasiswa FISIP Unswagati yang tentu pada hari ini juga ada undangan di DPR. Kebetulan mereka mampir ingin mengetahui lebih jauh tentang fungsi tugas BAKN. Sekaligus saja jika tadi saya menerangkan bagaimana fungsi DPR dan alat kelengkapan DPR di DPR RI ini dan kemudian tata cara kerja seperti apa, sehingga mereka memiliki pembekalan yang cukup wawasan terkait dengan ke-DPR RI-an,” ujar Herman dikutip dari situs resmi DPR RI, Kamis (2/7/2026).
Baca Juga:
BKSAP DPR Usulkan Verifikasi NGO Penyalur Bantuan Palestina demi Cegah Penyelewengan
Menurut Herman, tingginya antusiasme mahasiswa terlihat dari berbagai pertanyaan yang mereka ajukan selama diskusi.
Sebagian besar pertanyaan berfokus pada mekanisme transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran negara, baik di tingkat pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Hal tersebut dinilai mencerminkan besarnya perhatian publik terhadap pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI dalam memastikan penggunaan anggaran negara berjalan sesuai ketentuan.