Program-program tersebut meliputi penguatan kedaulatan pangan, kedaulatan energi dan air, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan layanan kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, pembangunan infrastruktur, penyediaan perumahan dan penguatan ketahanan bencana, pengembangan ekonomi kerakyatan dan desa, serta percepatan penurunan angka kemiskinan.
Ia menegaskan bahwa seluruh program tersebut bukanlah agenda yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari kesinambungan pembangunan nasional yang telah dirancang dalam kerangka pembangunan jangka menengah dan jangka panjang Indonesia.
Baca Juga:
DPR dan Pemerintah Bidik Pendapatan Warga Rp 7,6 Juta/Bulan lewat APBN 2026
“Kedelapan program merupakan tahapan berkelanjutan dari pembangunan jangka menengah dan panjang kita,” pungkas Said.
Melalui dukungan fiskal yang terjaga, pengelolaan utang yang prudent, serta belanja negara yang semakin produktif, pemerintah diharapkan mampu menjalankan berbagai program prioritas tersebut secara efektif sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperkuat daya saing nasional, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.