Di Provinsi Jawa Barat, gerakan tanah terjadi di Kabupaten Sukabumi dan berdampak pada 134 kepala keluarga atau 475 jiwa.
Sebanyak 120 kepala keluarga atau 407 jiwa terpaksa mengungsi. Kerusakan yang tercatat meliputi 70 rumah rusak berat, 26 rumah rusak sedang, dan 18 rumah rusak ringan. Tim di lapangan masih melakukan pendataan dan asesmen lanjutan.
Baca Juga:
Gempa M 6,4 Guncang Aceh dan Sumut, Warga Sempat Panik Keluar Rumah
Sementara itu, angin puting beliung melanda Kabupaten Bandung Barat dan menyebabkan 85 kepala keluarga atau 267 jiwa terdampak, dengan 85 rumah mengalami kerusakan. Kondisi di lokasi kini dilaporkan sudah kondusif.
Cuaca ekstrem juga terjadi di Kabupaten Pangandaran yang berdampak pada 66 kepala keluarga atau 204 jiwa.
Sebanyak 21 rumah rusak ringan dan 30 rumah rusak sedang. Sebagian besar rumah yang terdampak telah diperbaiki secara gotong royong oleh warga.
Baca Juga:
Hujan Lebat Picu Banjir di Jember, Karawang Masih Tergenang dan Karhutla Terjadi di Kalteng
Peristiwa serupa terjadi di Kabupaten Karawang, dengan 17 kepala keluarga atau 53 jiwa terdampak.
Tercatat 17 rumah mengalami kerusakan, terdiri dari 14 rusak ringan dan 3 rusak sedang. Proses perbaikan rumah masih dilakukan hingga saat ini.
Atap rumah warga rusak akibat tersapu angin kencang di Kabupaten Bogor pada Rabu (4/3/2026). [Sumber Foto: BPBD Kab. Bogor]